kenapa hidup di dunia ini selalu ada tantangan dan rintangan. aku tidak tau harus bagaimana, aku bingung, aku mempunyai masalah di facebook aku, aku mungkin pernah menjalani pacaran dengan dia, tapi dia itu adalah seorang pembohong besar, dari awal pacaran sama aku dia berbohong, berbohong identitasnya, namanya, umurnya, dan agamanya. aku gak bakalan mau dengan orang katholik, buat apa aku sama orang katholik, aku tau itu dosa, aku tau ada larangannya di dalam alqur'an tapi aku mohon, tolong jangan diprecayakan dia, tolong jangan percaya dengan dia, jika aku tau dari awal dia adalah seorang katholik dan dia adalah berumur 33 tahun aku gak bakalan mau sama dia. buat apa aku sama orang yang sudah tua, lagian yang muda juga banyak, buat apa aku sama orang katholik, lagian masih banyak orang islam di luar sana. sedangkan aku berumur 18 tahun dan dia sudah tua, aku sangat menghargai dia baik sama aku dia udah sayang sama aku. tapi aku gak da hati buat dia. aku gak suka, aku terlalu dibohongi sama dia, semenjak berpacaran 1 tahun sama dia ternyata dia membohongi aku, padahal waktu aku berpacaran sama dia aku selalu mengingatkan dia solat, padahal aku udah menggelarkan sajadah buat dia di rumah ku. tak tau dia solat atau kah enggak, tapi di saat saat aku ingin berpisah dengan dia, putus dia aku malah di jelek jelek kan di publik. aku malah di katain teman-teman ku di sekolah aku gak nyangka koq kaya gini, banyak yang ngomongin aku, buat apa aku tidur di hotel, buat apa aku ngelakuin itu sama dia. aku tau itu dosa lagian gak ada untungnya malah merugikan diriku sendiri. aku hidup di dunia bukan mencari dosa tapi aku mencari kebaikan amalan yang soleh. dia yang mengajak aku ke hotel, aku gak mau sebenarnya, dan dia juga memaksa aku agar aku melakukan itu sama dia, tapi aku selalu kemana mana membawa al-qur'an di tas aku, syukur alhamdulilah aku selamat aku gak hamil, mungkin memang benar aku udah telanjang bulat depan dia, bukan aku yang mau, tapi di suruh dia, aku gak mau tapi tetep di paksa sama dia, aku bener-bener gak mau telanjang depan cowo, aku mau telanjang depan suami ku nanti, tapi harus gimana lagi yang sudah terjadi sudah, gak bakalan terulang kembali. aku mungkin harus bertobat dan harus selalu mengingat allah, dan aku mungkin harus nyadar diri ajja. kenapa aku ke hotel mau ? pada waktu itu, dia mau bertemu dengan ku, dia orang jauh, di serang banten perjalanan menuju purwakarta sekitar 6 jam atau 5 jam. mungkin dia berangkat siangan, jadi dia jatohnya malam tiba kesininya. lalu dia mungkin merasa gak enak sama tetanggga ku. tetanggaku takut ada yang ngomongin gak baik buat akunya, jadi dia menginap di hotel khalista, aku telponan sama dia, aku di ajak kesana, orang yang bener cowo yang bener gak bakalan mengajak seorang wanita ke hotel, tapi dia orang yang gak bener, dia mengajak aku ke hotel, aku tadinya gak mau, tapi aku kangen sama dia, yah pada waktu itu aku mungkin sayang sama dia, tapi karna dianya bohong jadi aku gak sayang sama dia lagi, aku niat ke sana atau ke hotel bertujuan untuk bertemu dengan dia, hanya sebulan sekali saja kita bertemu. aku bilang sama dia, kalau mau ketemu jangan di situ, tapi dianya masih tiddur dan dia gak mau, mau ketemu disana, harusnya mah jika lelaki yang baik itu tidak akan ada mengajaknya ke tempat itu.dia bilang ke aku "kamu tidak ngehargain aku, aku jauh-jauh datang tapi kamu gak kesini". aku bukan nya gak mau kesana kan tau sendiri ngapain di hotel berduaan perempuan dan laki-laki pasti ada setan jatuhnyajuga, tapi allah selalu melindungi aku, aku selalu membaca bismilah setiap aku berjalan, pada saat di hotel, aku cuman nonton tv dan makan, aku gak lama disana, dia yang suruh aku buka baju, aku gak mau, terus aku dipaksa, dia tenaganya kuat sehingga aku kalah dan aku seoarang wanita jadi fisiknya lemah. aku udah gak tau harus berbuat apa lagi aku mau nangis aku sebut nama allah terus , ya allah, ya allah, tapi sumpah demi allah aku gak melakukan itu, dia udah keluarin pnya dia yang besar depan aku, tapi aku gak mau dan dia tetap memaksa aku, dan dia mau mencari lubangnya, tapi gak ketemu, karna lubang aku kecil, aku kurus orangnya, jaadi gak bakalan masuk pnya dia ke akunya juga, aku mungkin tau itu dosa, tapi pada saat itu dia mengaku orang islam, aku gak apa-apa sama orang yang udah tua, tapi dia baru kemarin kearin lebaran kemarin di baru jujur sama aku, dia orang katholik. aku gak mungkin sama dia dan berpacaran sama beda agama. aku mencari orang yang serius satu untuk selamanya. tapi dia berbohong sama aku, jadi aku minta putus dan udahan, pas aku mutusin dia, dia balas dendam di facebook menjelek-jelekan aku sehingga aku sekarang tidak mempunyai teman. di sekolah pun aku selalu sendirian, aku gak tau mungkin guru-guru juga udah pada tau, tapi aku bukan cewe jablay atau cewe kesepian, aku bertemu dengan dia pada waktu itu karna kangen sama dia, karna aku ingin bertemu dengan dia, tapi dia malah mau bertemunya di hotel, tadinya aku gak bakalan datang, tapi dia menyuruh aku kesana aku selalu baca bismillah, tapi aku sumpah aku dipaksa bukan keinginan aku sendiri. ya allah bagaimana ini, aku takut di sekolah takut di omongin sama temen-temen ku, ya allah aku gak kaya gitu ya allah, aku mau sama dia asal dia orang islam, tapi dia bukan orang islam, tapi dia orang katholik, buat apa aku sama orang katholik, aku udah bercerita panjang lebar tentang agama ku, tapi dia menjelek-jelekan nabi aku nabi muhamad, dia bilang nabi muhamad banyak istrinya, dan dia katanya di agama islam jika seorang laki-laki menikah sampai beberapa kali dibolehkan, sedangkan di katholik cukup sekali saja, tapi itu kan bagi yang mampu jika seseorang laki-laki mampu mengawini perempuan itu kawinilah dari pada perempuan itu tidak dinafkan atau terlantar.
cukup sekian dari aku curhatan aku, aku bener-bener bukan cewe seperti itu, tapi mungkin aku dulu mempunyai pacar banyak, dulu aku masih remaja, aku juga gonta ganti juga bukan seperti cewe jablay yang gonta ganti cowo, aku mulai sekarang tidak akan sama cowo lagi aku mau bekerja mau sekolah, biar lulus agar bisa bekerja, semoga masalah ini cepet selesei ya allah, semoga guru-guru aku tidak percaya dengan facebook. amiin ya allah robbana attina fidunya hasanah wafil a hiroti hasanah wakina adzabannar.